<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ICT</title>
	<atom:link href="http://ictsdm.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ictsdm.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Nov 2008 03:51:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ictsdm.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ICT</title>
		<link>http://ictsdm.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ictsdm.wordpress.com/osd.xml" title="ICT" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ictsdm.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Penerapan Teknologi Informasi Berupaya Meningkatkan Produktivitas Sumber Daya Manusia</title>
		<link>http://ictsdm.wordpress.com/2008/11/03/penerapan-teknologi-informasi-berupaya-meningkatkan-produktivitas-sumber-daya-manusia/</link>
		<comments>http://ictsdm.wordpress.com/2008/11/03/penerapan-teknologi-informasi-berupaya-meningkatkan-produktivitas-sumber-daya-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Nov 2008 03:51:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahfizhamfizham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ictsdm.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Abstrak Teknologi Informasi (TI) mencakup sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak (hardware and software) serta sumber daya manusia (brainware). TI harus mampu menyelesaikan permasalahan utama seperti misalnya ketersediaan dan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dalam memanajemen apa &#8230; <a href="http://ictsdm.wordpress.com/2008/11/03/penerapan-teknologi-informasi-berupaya-meningkatkan-produktivitas-sumber-daya-manusia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ictsdm.wordpress.com&amp;blog=5167635&amp;post=10&amp;subd=ictsdm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID" align="center"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;">Abstrak</span></span></p>
<p style="margin-left:1.59cm;margin-right:1.63cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Teknologi Informasi (TI) mencakup sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak (<em>hardware and software</em>) serta sumber daya manusia (<em>brainware</em>). TI harus mampu menyelesaikan permasalahan utama seperti misalnya ketersediaan dan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dalam memanajemen apa saja yang berhubungan dengan TI tersebut, bersifat teknis operasional berupaya untuk dapat meningkatkan produktivitas kerja para karyawan yang bisa saja solusinya adalah proyek <em>Outsourcing.</em></span></span></span></p>
<p style="margin-left:1.59cm;margin-right:1.63cm;margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify">
<p style="margin-left:1.59cm;margin-right:1.63cm;margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Kata Kunci : TI, SDM dan <em>Outsourcing.</em></span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>Pendahuluan</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Hampir semua aktivitas dan kegiatan manusia pada saat sekarang ini selalu menginginkan teknologi informasi terlibat didalamnya, seperti misalnya alat untuk memasak beras, manusia berpikir bagaimana caranya agar alat untuk memasak beras yang dahulunya tidak mampu memberikan informasi menjadi mampu memberikan informasi yang benar mengenai cara-cara memasak beras yang baik dan benar, berapa lama waktu yang dibutuhkan agar beras menjadi nasi sehingga aman untuk dikonsumsi, mampu dihidupkan dari jarak yang jauh dan sebagainya.</span></span></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Pemanfaatan revolusi teknologi ini merupakan satu prasyarat untuk meningkatkan pengelolaan organisasi. Faktor yang saling terkait, yaitu perangkat lunak pendukung, perangkat keras dan organisasi pengguna (SDM). Ketiga faktor ini tidak bisa dipisahkan. Teknologi tidak dapat diterapkan tanpa organisasi. Dan organisasi tidak akan efektif tanpa penerapan TI. Pada satu titik tertentu, inovasi teknologi mempengaruhi tidak hanya kompetensi teknis SDM, tetapi juga merangsang &#8220;<em>technology knowledge</em>&#8221; SDM dalam organisasi tersebut, yaitu bentuk asumsi dasar dan pola pandang SDM terhadap proses internal dan hubungan antar unit organisasi. </span></span></span></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span lang="en-GB">Kecepatan perubahan TI dan aplikasinya pada sistem dan proses internal suatu organisasi akan menjadi terhambat jika SDM tidak memiliki ketrampilan yang cukup untuk mengoperasikan teknologi dan sistemnya. </span><span lang="fi-FI">TI bagi suatu perusahaan adalah hal yang sangat penting, d</span><span lang="en-GB">engan penerapan secara tepat suatu perusahaan dapat memiliki <em>competitive advantage</em> dalam menghadapi para pesaingnya. TI semakin membuka kemungkinan bagi perusahaan untuk mengembangkan dan memperluas bisnisnya. TI pada saat sekarang dan masa akan datang tampaknya merupakan suatu kepentingan yang tidak bisa dihindarkan dan TI bukan hanya sekedar merupakan suatu alat pendukung tetapi sudah merupakan alat utama. </span></span></span></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">TI yang digunakan oleh suatu perusahaan tidak akan sama dengan perusahaan lain walaupun berada dalam industri yang sama. Pemilihan TI harus sesuai dengan visi dan misi perusahaan, dirumuskan dengan jelas, mengakomodasikan semua kebutuhan perusahaan (diperlukan survey terlebih dahulu), idealnya unit TI ini diisi oleh SDM muda karena mereka akan mendorong inovasi, dinamis, dan berpikiran terbuka dan memiliki <em>skill update</em>, agar mereka selalu mengikuti perkembangan terbaru di dunia TI serta senantiasa melakukan <em>benchmark</em> terhadap <em>best practice</em>.</span></span></span></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><em>Outsourcing </em>adalah model sekaligus strategi penerapan pengelolaan TI yang banyak dipakai oleh perusahaan berskala menengah dan besar. Tulisan ini mencoba untuk memfokuskan pembahasan mengenai pemanfaatan TI <em>Outsourcing</em> dalam upayanya untuk peningkatan produktivitas SDM.</span></span></span></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><strong><span lang="en-GB"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">TI <em>Outsourcing</em></span><em><span style="font-size:medium;"> </span></em></span></span></strong></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify">
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Menurut <em>The British Computer Society</em>, <em>Outsourcing</em> adalah mengkontrakkan keluar semua atau sebagian TI perusahaan kepada organisasi jasa di luar perusahaan. Bentuk dari model <em>Outsourcing </em>ini berupa penerapan atau penambahan pengelolaan TI dengan menempatkan sumber daya manusia yang handal dalam memanajemen teknologi informasi, penerapan sistem luar secara utuh dan pemakaian sebagian sub sistem seperti hanya sistem teknik operasionalnya saja yang di <em>outsourcing</em>kan. </span></span></span></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Sebuah studi oleh <em>the outsourcing institute</em> menemukan bahwa layanan TI yang dimaksud antara lain adalah pengembangan aplikasi, pemeliharaan aplikasi, <em>data center, client/server</em>, <em>intranet</em> (LAN), sistem <em>desktop</em> dan lain sebagainya yang kesemua lingkup <em>outsourcing</em> tersebut pasti memerlukan peran sumber daya manusia yang handal dalam penerapan dan pengelolaannya untuk mencapai sasaran yang dimaksud diperlukan pelatihan-pelatihan dan pengembangan-pengembangan dari tenaga-tenaga yang ahli dibidang TI yang dioutsourcingkan.</span></span></span></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span style="color:#000000;"> <span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><em>Outsourcing</em> sebagai suatu aktivitas TI dalam proses bisnis diperusahaan pasti memiliki resiko, resiko tersebut harus dapat diselesaikan secara baik dan benar. Poin  penting resiko yang ditimbulkan dari <em>outsourcing </em>yaitu masalah sumber daya manusia (ketenaga kerjaan) itu sendiri. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em><strong>Risk Outsourcing</strong></em></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"> </span></span></p>
<p style="text-indent:1.27cm;margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Benoit A. Aubert memberikan gambaran resiko dan dampak apa saja yang mungkin bisa saja terjadi dalam proses TI Outsourcing tersebut dalam bentuk tabel berikut ini:</span></span></p>
<table border="1" cellspacing="0" cellpadding="7" width="569">
<col width="269"></col>
<col width="270"></col>
<tbody>
<tr valign="top">
<td width="269">
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Resiko</span></span></p>
</td>
<td width="270">
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Faktor-Faktor 			yang Mempengaruhi</span></span></p>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="269">
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Over 			Budgeting, Gugatan dan pertentangan</span></span></p>
</td>
<td width="270">
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Kurangnya 				pengalaman dan keahlian mengenai outsourcing tersebut.</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Ketidak 				pastian soal hukum dan perundang-undangan</span></span></p>
</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="269">
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Biaya 			peralihan pada pihak lain</span></span></p>
</td>
<td width="270">
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Keterbatasan 				pengelolaan asset</span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Terbatasnya 				jumlah penyedia jasa</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Area 				kerja yang tidak jelas</span></span></p>
</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="269">
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Biaya 			perubahan perjanjian</span></span></p>
</td>
<td width="270">
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Diskontinuitas 				teknologi</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Kempleksitas 				tugas pokok dan fungsi</span></span></p>
</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="269">
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Pengurangan 			kualitas layanan</span></span></p>
</td>
<td width="270">
<ul>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Ketergantungan 				antar aktivitas</span></span></p>
</li>
<li>
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Ukuran 				penyedia jasa yang berbeda.</span></span></p>
</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr valign="top">
<td width="269">
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Hilangnya 			kompetensi organisasi</span></span></p>
</td>
<td width="270">
<ul>
<li>
<p lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;">Penaksiran 				dari kompetensi inti</span></span></p>
</li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><em><strong>Risk Management Outsourcing</strong></em></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:medium;"> </span><span style="font-size:small;">Kesiapan organisasi akan sangat menentukan bagaimana strategi pada sebuah proyek <em>outsourcing</em> berbeda untuk diterapkan pada <em>desktop management</em>. Organisasi yang telah  mapan dalam sistem layanan dapat memanfaatkan jasa <em>outsourcing</em> tanpa perlu memikirkan secara detail resikonya, namun pengembangan diluar cakupan perjanjian <em>outsourcing</em> mendapat perhatian khusus untuk dapat dipertimbangkan.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"> Pengembangan kebutuhan bisnis akan sebuah layanan <em>outsourcing</em> sering tidak bisa dipenuhi seluruhnya oleh penyedia jasa <em>outsourcing</em> itu sendiri. Dimungkinkan akan terjadi kebutuhan yang tidak sesuai dengan kondisi dilapangan, seperti misalnya <em>service level</em> yang dibutuhkan untuk penyelesaian suatu program diajukan dalam 1 hari, yang seharusnya <em>service level</em> untuk <em>trouble shooting</em>nya memerlukan waktu hanya 2 sampai 3 jam saja. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"> Evaluasi penyedia jasa yang kurang memiliki pengalaman dan keahlian dalam suatu perjanjian <em>outsourcing</em> bisa menimbulkan permasalahan yang besar setelah berakhirnya kontrak. Evaluasi ini meliputi kesiapan secara operasional meliputi kemampuan dan pengalaman dalam pengerjaan setiap proyeknya yang secara teknologi terkait dengan pembiayaan dan kontinuitas penyedia jasa <em>outsourcing</em> itu sendiri.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"> Transisi dari <em>legacy</em> menuju sistem <em>outsourcing</em> menimbulkan banyak hal baru seperti kesiapan dari team transisi,  perencana dan eksekutornya. Transisi akan mengakibatkan perubahan besar dalam peran dan tanggung jawab unit tertentu terhadap suatu tugas pokok dan fungsinya dalam unit organisasinya masing-masing. Tata kelola atau tata pamong organisasi ini meliputi bagaimana perusahaan dapat mengetahui secara benar ukuran efektivitas dan mutu dari sistem outsourcing yang telah dilakukan.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"> Pemindahan resiko dapat dilakukan dengan melibatkan pihak ketiga misalnya asuransi, sebuah perusahaan yang ingin mengembangkan suatu produk tertentu dapat memindahkan resiko terjadinya kerugian. Penerimaan secara keseluruhan dari resiko proyek <em>outsourcing </em>telah diketahui dengan baik dan keuntungan yang akan diperoleh lebih besar.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID">
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>Tata Kelola SDM</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="id-ID"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"> Menurut <em>Flippo</em>, tata kelola SDM adalah suatu sistem yang terproses mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pengadaan, pengembangan, pemberian kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan dan pelepasan SDM agar mampu meningkatkan produktivitas kerja. <em>French</em> mendefinisikan manajemen personalia sebagai suatu proses penarikan, seleksi, dan pengembangan serta pemeliharaan SDM oleh organisasi.</span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> Pengelolaan SDM memiliki cara-cara khusus, menurut ilmu psikologi, tidak ada sifat dan karakteristik manusia yang sama persis satu dengan yang lain. Manusia perlu diperlakukan sebagai manusia secara utuh sehingga mau melaksanakan aturan main dan perintah yang ada dalam organisasi tanpa menimbulkan dampak negatif baik dari dalam diri SDM itu sendiri maupun organisasinya.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> Tiap-tiap SDM memiliki kemampuan yang berbeda-beda untuk berpikir dan memiliki rasa untuk dihargai, perusahaan menghargai SDMnya dengan memberikan gaji atau kompensasi atas apa yang dikerjakannya untuk perusahaan. Perbedaan pemberian gaji dan kompensasi yang disesuaikan dangan tugas pokok dan fungsinya dari masing-masing SDM terkadang merupakan hal yang sensitif. Standarisasi gaji tidak dapat diperlakukan secara sama untuk tiap bidang keahlian dan pengalamannya dalam bekerja. </span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" lang="id-ID" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"> Pengelolaan SDM dimulai dari pengetahuan secara jelas dan pasti mengenai tugas pokok dan fungsinya. Diadakannya pelatihan-pelatihan dan pengembangan-pengembangan bertujuan untuk lebih memahirkan SDM. Menurut (Langi, 2000) spesifikasi-spesifikasi SDM yang hendak dikembangkan harus ditentukan oleh kecenderungan kebutuhan agar tetap berdaya saing global sehingga pengembangannya dapat menghasilkan SDM yang inovatif dan bersertifikasi, untuk mampu memanfaatkan secara optimal sumber-sumber daya yang ada.</span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="id-ID" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>Penutup</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;line-height:150%;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"> <em>Outsourcing</em> TI SDM merupakan pokok permasalahan yang utama, untuk itu perlu dilakukan kesiapan yang baik dan rencana yang matang sebagai upaya untuk mencegah dan mengurangi kerugian. Pengelolaan SDM agar mampu memanajemen TI pada saat sekarang dan masa akan datang perlu mendapatkan perhatian yang khusus, seiring dengan era globalisasi bisnis yang semakin kompleks dan kemajuan teknologi komputer yang pesat. </span></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify">
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:small;"><strong>Daftar Pustaka</strong></span></span></p>
<p style="margin-bottom:0;" lang="en-GB" align="justify">
<ol>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Aubert, 	Benoit A, Rivard, Suzanne, Patry, Michel, <em>Managing IT Outsourcing 	Risk:Lessons Learned</em>, </span></span></span><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.cirano.qc.ca/"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;">www.cirano.qc.ca</span></span></a></span></span><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">. 	Cirano – Montreal, 2001.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Hag, 	S. <em>Management Information Systems for The Information Age</em>, 	Irwin/McGrawhill, 2000.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Langi, 	A. <em>Pengembangan Sumber Daya Manusia Untuk Industri Teknologi 	Informasi dan Software di BHTV</em>. Technical report, 1998.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Laudon, 	K and Laudon, J. <em>Management Information Systems News Approaches 	to Organization &amp; Technology</em>. Prentice Hall International, 	Inc. 1998.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Reed, 	Stephen, <em>Managing Risk in IT Outsourcing</em>, </span></span></span><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.alsbridge.com/"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;">www.alsbridge.com</span></span></a></span></span><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">, 	Alsbridge – North America, 2005</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">Skyte, 	Peter, <em>Outsourcing of IT services</em>, </span></span></span><span style="color:#0000ff;"><span style="text-decoration:underline;"><a href="http://www.union-network.org/"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;">www.union-network.org</span></span></a></span></span><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">, 	Information Technology Professionals Association, UK.</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">~ 	<em>Information Technology Outsourcing .</em>www.cica.ca/itac 2001</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">~ 	<em>Risk Management.</em> En.wikipedia.org/risk_management 2005</span></span></span></p>
</li>
<li>
<p style="margin-bottom:0;" align="justify"><span lang="en-GB"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;">~<em>Outsourcing 	guidelines</em>, Information Technology New Zealand, www. Itanz.org</span></span></span></p>
</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ictsdm.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ictsdm.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ictsdm.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ictsdm.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ictsdm.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ictsdm.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ictsdm.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ictsdm.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ictsdm.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ictsdm.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ictsdm.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ictsdm.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ictsdm.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ictsdm.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ictsdm.wordpress.com&amp;blog=5167635&amp;post=10&amp;subd=ictsdm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictsdm.wordpress.com/2008/11/03/penerapan-teknologi-informasi-berupaya-meningkatkan-produktivitas-sumber-daya-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a756a2a0781b8f8dd2c08cb8a8690716?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yahfizhamfizham</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maaf Masi dalam Perbaikan</title>
		<link>http://ictsdm.wordpress.com/2008/10/14/hello-world/</link>
		<comments>http://ictsdm.wordpress.com/2008/10/14/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2008 03:21:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yahfizhamfizham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[dss]]></category>
		<category><![CDATA[ict]]></category>
		<category><![CDATA[informasi]]></category>
		<category><![CDATA[information technology]]></category>
		<category><![CDATA[it]]></category>
		<category><![CDATA[multitier]]></category>
		<category><![CDATA[sdm]]></category>
		<category><![CDATA[sistem informasi]]></category>
		<category><![CDATA[sistem informasi manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pendukung keputusan]]></category>
		<category><![CDATA[spk]]></category>
		<category><![CDATA[sumber daya manusia]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi informasi]]></category>
		<category><![CDATA[ti]]></category>
		<category><![CDATA[tier]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Untuk lebih melengkapi materi dan perlengkapan kami masih menunggu perbaikan<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ictsdm.wordpress.com&amp;blog=5167635&amp;post=1&amp;subd=ictsdm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk lebih melengkapi materi dan perlengkapan kami masih menunggu perbaikan</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ictsdm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ictsdm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ictsdm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ictsdm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ictsdm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ictsdm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ictsdm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ictsdm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ictsdm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ictsdm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ictsdm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ictsdm.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ictsdm.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ictsdm.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ictsdm.wordpress.com&amp;blog=5167635&amp;post=1&amp;subd=ictsdm&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ictsdm.wordpress.com/2008/10/14/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a756a2a0781b8f8dd2c08cb8a8690716?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">yahfizhamfizham</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
